Puzzle House
- 06.23.11
- Architecture, arsitektur, artikel, portfolio
- Comments Off
Perkenalan saya dengan Yu Sing, salah satu arsitek muda Indonesia yang namanya cukup diakui bahkan masuk ke dalam 50 besar arsitek Indonesia, adalah dari proyek Puzzle House ini. Rumah experimental karya Yu Sing ini merupakan tantangan tersulit yang pernah saya kerjakan selama karir saya sebagai kontraktor. Dengan desainnya yang banyak mengekspos struktur, sehingga pada saat pembuatan bekisting benar-benar harus rapi dan proses pengecoranpun harus diperhatikan dengan benar agar bisa menghasilkan beton yang rapi. Ditambah dengan lantai yang split level dan request dari pemilik yang elevasi lantai dan jumlah tangga harus benar-benar presisi karena terkait dengan fengshui, sehingga benar-benar menuntut ketelitian yang tinggi agar kesalahan bisa diminimalkan (saya tidak berani bilang pekerjaan tim saya benar-benar sempurna tanpa cacat, tapi sebisa mungkin sesuai dengan harapan dari pemilik rumah dan Yu Sing selaku arsiteknya).
Rumah ini menggunakan grassblock untuk material facade-nya dan pada setiap lobang grassblock yang berjumlah lebih dari 3000 lobang dipasang acrylic 4mm berukuran 4 x 4 cm dikombinasikan dengan kawat nyamuk sebagai sirkulasi udaranya (kelihatannya mudah tapi rumit dalam pengerjaannya). Pada awalnya ada kekuatiran apakah grassblock yang biasanya digunakan untuk penutup carport kuat menahan beban vertikal dan harus menngunakan material apa sebagai perekatnya, namun setelah diujicobakan pada satu modulnya, hasilnya cukup memuaskan, bahkan bahan perekatnya yang berwarna putih memberikan tampilan seperti jahitan pada facade-nya yang didominasi warna abu-abu beton. Untuk rangka modul-modulnya digunakan material baja, kombinasi antara IWF sebagai kolom penahannya dan besi siku sebagai frame dari modulnya.
Desain Yu Sing untuk rumah ini juga banyak mengaplikasikan material bekas (limbah) yang mungkin dianggap orang nyeleneh tetapi apabila diterapkan menghasilkan suatu karya seni yang menambah keindahan dan keunikan puzzle house ini, salah satunya adalah penggunaan botol bekas bir yang dimasukkan kedalam bronjong besi. Ada juga bagian dinding yang dipasang genteng bekas yang disusun menerus dari dinding teras sampai ke taman bagian tengah. Salah satu keindahan dari Puzzle House ini adalah saat siang bila berada di bagian dalam rumah maka dari lobang2 grassblock akan terlihat cahaya yang menimbulkan suasana yang berbeda dari rumah-rumah pada umumnya.
Untuk bagian kamar tidur, khususnya kamar tidur utama, nuansanya dibuat berbeda dari ruangan-ruangan lainnya. Interiornya dibuat mendekati minimalis Jepang sesuai dengan keinginan dari pemilik rumah dan terasa sebagai area yang lebih mewah dan nyaman dibandingkan ruangan-ruangan lainnya. Akhir kata terlepas dari masih kurang sempurnanya proyek ini, saya bersyukur diberi kesempatan untuk mengerjakan Puzzle House ini dengan segala kesulitan dan kerumitan pengerjaannya. Selamat bangun rumah!
No related posts.

No Comments
RSS feed for comments on this post.