BANGUN RUMAH VS BELI RUMAH

Published by:

Wah tidak terasa sudah cukup lama tidak menulis artikel baru untuk blog bangun rumah ini, semua dikarenakan kesibukan dalam mengerjakan proyek-proyek yang ada saat ini. Mulai dari desain hingga pengawasan proyek, baik di Jakarta maupun di kota-kota lain.

Artikel kali ini saya buat sebenarnya menyambung dari artikel pada Majalah IDEA edisi Agustus 2013 yang membahas efek kenaikan BBM terhadap biaya membangun rumah tinggal. Untuk menambahkan kemungkinan (baca: pasti) kenaikan yang lebih besar akibat jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS serta jatuhnya bursa saham kita, maka saya menulis artikel untuk membandingkan mana yang lebih baik pada kondisi sekarang. Antara membeli rumah atau membangun/merenovasi rumah. Continue reading

MENYIASATI DESAIN MENGHEMAT BIAYA (Bagian 2)

Published by:

Menyambung dari artikel bagian pertama.

Bagian Finishing

Pekerjaan finishing yang bisa dibuat lebih efisien biasanya adalah pekerjaan kusen dan aksesorisnya, pekerjaan dinding, pekerjaan penutup lantai, plafond, dan pekerjaan finishing dinding.

Kusen

Material kusen bisa terbuat dari banyak macam material, antara lain: kayu, alumunium, baja dan UPVC. Namun yang sering kali saya pakai adalah alumunium yang paling standar untuk bagian jendela. Sedangkan untuk pintu saya tidak menggunakan kusen, melainkan hanya profil alumuniumnya saja yang berfungsi sebagai stopper pintu. Agar tidak perlu menggunakan kusen pintu, engsel pintu digunakan jenis pivot. Daun pintu diusahakan seminimalis mungkin desainnya, pada rumah SOHO Semanan bahkan saya menggunakan pintu bekas yang dilapis teakwood dan di finish melamic supaya tetap terlihat ‘mewah’. Bila dalam satu rumah ada 3 kamar tidur dan dua kamar mandi, diluar kamar tidur dan kamar mandi untuk pembantu, di tambah pintu utama maka akan cukup banyak biaya yang bisa dihemat dengan system kusen-pintu seperti ini. Continue reading

MENYIASATI DESAIN MENGHEMAT BIAYA (Bagian 1)

Published by:

Berikut ini adalah materi yang pernah saya bawakan pada saat diundang sebagai pembicara untuk Learning Forum Majalah IDEA. Materi tulisan ini akan saya bagi menjadi 2 bagian. Semoga bisa memberikan pencerahan bagi yang hendak membangun rumah.

Dalam membangun rumah ada banyak cara yang bisa di hemat sehingga biaya yang dikeluarkan bisa ditekan seefisien mungkin. Penghematan bisa di lakukan dari mulai dari desain secara struktur dan desain finishingnya dengan menggunakan material bekas maupun material alternatif. Berikut beberapa penghematan yang bisa dilakukan berdasarkan pengalaman saya selama ini menjadi kontraktor.

Desain Struktur

Dalam mendesain rumah tinggal yang prioritasnya adalah efisiensi biaya lebih baik tidak menggunakan desain struktur dengan model yang “aneh-aneh”. Paling efisien berdasarkan pengalaman saya selama ini adalah model minimalis kotak (cubical) dengan jarak bentangan 3-4m antar kolomnya dan dengan jarak lantai ke lantai 2.4 – 3.15 m. Continue reading